Another one of my engineering failure….

Ketika menulis entri ini, aku merasa letih. Baru pulang dari Melaka menziarah emak. Alhamdulillah dia sihat. Sampai di rumah, hati merasa terkejut melihat ikan-ikan koi, emas dan kelah terapung di atas permukaan kolam. Belum lagi memasuki rumah, aku terus mengumpulkan semua ikan yang mati. Semuanya disemadikan berhampiran pokoh ros di tepi rumah dengan bantuan Amin dan Faiz. Mudah-mudahan menjadi baja yang akan menghasilkan bunga-bunga yang harum. Isteri datang mengucapkan takziah, memahami perasaan suaminya.

Sedang aku mengemaskan kolam itu, kelihatan  seekor ikan kecil yang masih berenang perlahan-lahan. Lantas kutangkap dan kubelek ikan itu. Dia diam di atas telapak tanganku, tidak meronta. Matanya terkebil-kebil, mulutnya bagaikan berkata sesuatu. Agaknya dia bersedih. Aku tersenyum sambil melepaskannya kembali ke dalam kolam. Pagi esok, kolam ini akan dikeringkan sepenuhnya, dicuci dan diubah bentuk lanskapnya.

Sebentar tadi, aku kembali ke kolam. Kelihatan ada seekor lagi ikan emas jepun  berenang-renang di permukaan. Mudah-mudahan esok akan jumpa seekor lagi.

About Dr. AA

I am an educator, professional trainer, safety consultant, researcher, social worker, outdoor enthusiast, and a thinker.
This entry was posted in Happening and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s